semenjak hari terakhir, kita tak pernah lagi berbincang bukan? bahkan hanya untuk sekedar bertegur sapa pun rasanya jarang sekali, bahkan hampir tidak pernah. keadaan berbalik sepenuhnya. jujur saja, aku memang rindu. bahkan teramat sangat rindu. tapi apa yang bisa aku perbuat? aku hanya bisa terdiam, tak dapat melakukan apa yang aku mau sesuka hatiku. aku bukan siapa siapa
aneh memang, bila di pikir dengan akal sehat. harusnya semua kenangan yang telah tertinggal lebih dr setagun itu terlihat samar. tapi nyatanya semua terlihat jelas, jelas sekali. memang begini? ataukah aku yang begitu berlebihan?
kemarin, mungkin adalah hari dimana kenangan itu kembali kuat untuk tetap berada di benak ini. hari dimana kenangan adalah sesuatu yang indah, akhir cerita yang menggantung. membuat bibir tersenyum, walau sebenarnya dada terasa sesak. mungkin yang kamu rasakan lain halnya dengan yang aku rasa. berlebihan ya? tapi itulah yang aku rasakan.
apa mungkin setelah hari kemarin, akan ada lagi hari dimana kita bisa bertemu? kemungkinan yang sangat kecil. dulu walau aku dan kamu tak saling bertegur sapa, tapi aku masih bisa melihatmu. tapi sekarang? itu tidak akan terjadi lagi bukan?
walau aku bukan sesuatu yang penting bagimu. walau aku hanya seseorang yg kebetulan saat itu berada di persimpangan jalan. dan saat kau pergi melanjutkan perjalananmu, aku tetap diam. berdiam di tempat yang sama, di persimpangan itu. berharap suatu saat nanti kau akan berjalan kembali ke persimpangan itu. menemui sosok yang sudah lama kau tinggalakan jauh.
mungkin itu harapan, mungkin aku terlalu rajin untuk menunggu sesuatu yang tak pasti. tapi aku takut untuk melangkah, terlalu takut untuk meninggalkan tempat itu. aku takut kamu berbalik, dan tak ada aku lg disana. walau semuanya tak mungkin.
maaf dan terimakasih.
maaf untuk semua sikap ku yang terasa sangat amat berlebihan dan menyebalkan. maaf untuk aku yang sampai saat ini belum bisa berjalan ke suatu arah. maaf untuk sikapku yang pernah membuatmu marah padaku. maaf aku memang bukan seseorang yang bisa membuatmu tersenyum lebih lama. tapi terimakasih. terimakasih untuk pernah berada dalam mimpiku, terimakasih telah mengizinkanku menyicipi rasanya bahagia, terimakasih telah menjadi penyebab dari senyumku, terimakasih untuk hari kemarin, terimakasih untuk kenangan kenangan itu.
pada akhirnya dalam suatu pertemuan pasti ada perpisahan, terimakasih telah memberikan kenangan indah di hari kemarin, walau hanya sesaat tapi cukup untuk di kenang.
untuk kamu
fantasiku