ada sebuah SENYUMAN yg terkembang di balik semua FANTASI yg di tuliskan :)

Senin, Oktober 6

mine or yours?

"at same point you will realize that you have done too much for someone or something, that the only next possible to do is to stop. leave them alone. walk away. its not like youre giving up, and its not like you shouldnt try. its just that you have to draw the line of determination from desperation. what is truly yours would eventually be yours, and what is not, no matter how hard you try, will never be" - anony

kalimat itu terus tergiang di pikiranku, setiap detil kata yang tertulis, setaip makna yang tersirat. aku memang bukan seseorang yang mahir dalam menyembunyikan kekecewaan, tapi aku cukup mahir untuk tetap tersenyum dalam kedaan apapun.

katanya akan ada suatu titik dimana kita telah menyadari, bahwa apa yang kita lakukan sudah terlalu jauh untuknya. sudah terlalu banyak yang kita lakukan untuknya. telah banyak pengorbanan. entah dalam bentuk apapun itu. semua pengorbanan kita telah terlihat sia sia. apa yang telah kita berri tidak sebanding dengan apa yang kita dapatkan. apa itu penting? rasanya tak pentig lagi. aku rasa apa yang telah aku lakukan dan aku perbuat untuknya adalah ikhlas. tanpa berharap imbalan apapun.

katanya sudah saatnya kita untuk berhenti, saatnya kita untuk pergi. tapi kadang hidup yang kita jalani tak sebercanda itu bukan? apa yang harus di tinggalkan dan di berhentikan saat kau rasa apa yang telah kau rasakan itu adalah benar, tanpa ada kesalahan yang menurutmu berarti, tanpa ada rasa yang mengganjal saat kau melakukannya.

apa yang kalian tahu tentang putus asa? apa yang kalian tahu tentang kata menyerah? sekali kali berhentilah berkomentar kepada orang yang sedang berjuang. jelas yang sedang berjalan disini adalah aku, bukan kalian atau mereka. aku yang tahu apa yang akan aku tuju, apapun hasilnya bukan kalian yang akan merasakan, tapi aku! bagaimana bisa berkata menyerah jika kalian tidak tahu seberapa besarya keinginanku untuk berjalan di bandingkan keinginanku untuk berhenti? aku tidak selemah itu. biarkan aku maju, biarkan aku teruskan, biarkan aku rasakan hasilnya. pahit manisnya itu urusan nanti. biarkan hasilnya menjadi pelajaran bagi aku.

memang benar apa yang benar-benar milikmu akhirnya akan menjadi milikmu, dan apa yang bukan, tidak peduli seberapa keras kita mencoba, tidak akan pernah menjadi milik kita. lalu apa setiap orang tidak akan mencobanya? darimana mereka tau bahwa ini milikku dan itu milikmu dan apa yang menjadi milikku takan pernah menjadi miliku jika kita tidak pernah mencoba untuk mendapatkannya? maaf kali ini kita melihat dari sisi yang berbeda. maaf jika ambisiku saat ini mengalahkan logika.