ada sebuah SENYUMAN yg terkembang di balik semua FANTASI yg di tuliskan :)

Senin, April 16

maaf memulainya kembali


Kamu! Ya kamu! Seseorang yang telah merubah segalanya. Kamu! Ya kamu! Seseorang yang kini selalu menjadi penyebab tangis dan tawaku. Kamu! Ya kamu! Seseorang yang selalu aku riundukan, dan kamu! Ya kamu! Seseorang yang selalu hilir mudik dalam pikiranku.

Langit biru itu kini telah berubah menjadi jingga kemerahan. Matahari yang sedari tadi menatapku heran, kini sudah mulai menghilang. Semilir angin yang semula tenang, kini terdengar lebih berdesah di antara dedaunan. Dan daun daun yang semula hanya terpaku menatapku, kini mulai bergoyang seperti hendak mengatakan sesuatu. Ya, inilah aku, aku yang selalu menghabiskan sisa senjaku bersama pepohonan, burung burung dan serangga serangga kecil disini. Ya disini, tempat indah yang selalu membuatku tenang, tepi danau.

Tepi danau, tempat yang snagat sejuk, tempat yang sangat nyaman, tempat yang mampu membuatku tersenyum selain dirimu, ya selain dirimu. Mungkin terdengar seperti sesuatu yang di besar besarkan, tapi inila nyatanya. Hanya kamu yang bisa mebuatku tersenyum tulus, dan yang kedua ya hanya sesuatu yang terjadi tanpa di duga di danau ini.

Tapi kemana kamu? Kemana kamu sekarang? Kemana saja kamu? Kenapa kamu pergi? Kenapa kamu tak kembali? Kenapa aku merasakan ada yang aneh? kenapa sikapmu berubah? Semua pertanyaan itu seakan membombardir perasaan ini, semua hancur seketika, semua menjadi tak beraturan. Hey kenapa ini? Ada apa? Apa yang sebenarnya terjadi? Aku tidak mengerti apa apa? Apa salahku?

kini akupun seakan tersadar dari mimpi indah yang diam diam menghilang dan kembali menjadi kenyataan yang seharusnya aku jalani. sku tersadra bahawa aku selalu bermimpi untuk bisa memiliki senyummu itu. ya hanya aku, tapi kenyataannya memang itu hanya sebuah mimpi yang tak mungkin dan tak akan pernah mungkin untuk menjadi kenyataan.

aku telah mengatakan padamu yang sebenarnya, dan kamu lebih memilih untuk menjauh bukan? ntah lah, sebenarnya aku tidak mau hal itu terjadi, walau memang kita jarang bahkan tidak pernah berkomunikasi secara langsung.  aku juga tidak pernah menyesali hal itu terjadi, walau diam diam aku sering menunggu pesan singkatmu menyapa. ini hanya keinginanku, keinginanmu bukan aku pastinya.

aku mengerti jika aku tidak pernah singgah di hatimu walaupun hanya sebentar, aku juga sangat mengerti jika kamu merasa risih dengan sikapku dan ingin pergi menjauh. sekarangpn dia yang pernah mengisi relung relung hatimu dan mungkin masih mengisinya sampai sekarang,  telah datang kembali ke kehidupanmu. dia yang dulu menghlang, ini kembali hadir di hadapanmu. mungkin ada rasa pilu yang tercipta saat dia bercerita dengan sangat senangnya, kata katanya sakan menari, tapi dari tarian itu seperti mampu menyayat hati ini

saat dia menanyakan nomer ponselmu, saat dia memperlihatkan pesan sinkat antara kamu dan dia, saat rasa bahagia yang dia rasakan dapat aku rasakan juga, hatinya menggebu gebu. aku hanya bisa tersenyum, hanya bisa ikut bahagia, entah tulus ikut bahagia atau hanya sebuah sandiwara belaka. semoga sja benar benar ikut berbahagia. ku rapalkan anammu dalam doa, semoga kamu bahagia, semoga kamu mendapatkan duniamu yang hilang kembali hidup.

mataharipun mulai lelah dan enggan untuk menemani, gemerisik dedaunan pun seakan seedang saling berbisik bertanya, serangga yang sedari tadi terpaku mendengar celotehanku kini beranjak pulang ke rumah, kini bintang yang seakan menari menghiburku, bulan yang tersenyum penuh arti seakan mengatakan jangan bersedih lagi, dan aku yang masih terdiam termenung disini, mencoba menfsirkan segala yang ada di dalam hati ini, mencoba memberi penjelasan pada semua saksi bisu yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik gadis beia ini. mencoba mencari jalan untuk keluar dari labirin hati yang rumit ini, namun tetap setiap melangkah jalan buntu yang aku temui, tersesat dalam labirin hati, dengan langkah gontai tetap berusaha untuk keluar, walau sulot akan tetap ku coba. akankah ada uluran tangan yang membantu berdiri dan membantu menyelesaikan labirin ini bersama sama? itu rahasia tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar