untuk kamu
sumber inspirasi tanpa batas
hari ini bukanlah hari yang istimewa yang di torehkan sejarah tentang kita berdua, bahkan mungkin tidak ada titik spesial pada hari ini. tapi hari ini aku hanya mengingatmu, tenang hanya mengingat, tak seburuk kerinduanku padamu seperti di waktu yang lain. hebat sekali dirimu, masih menjadi inspirasiku di masa yang terlampau jauh dari terakhir kali aku menangis. tak terasa, sudah 3 tahun
apa kabar kamu, pangeran imajinasiku? rasanya baru kemarin aku terakhir manatap matamu. aku rasa luka ini pun belum sembuh, terlalu lama ya? ya mungkin masih ada luka yang tersisa, hanya saja kini ada yang mengobati luka itu, orang yang berhasil menjungkir balikan aku, untuk keluar dari kefatamorganaan dirimu.
rasanya masih aku ingat jelas semua percakapan kita di malam itu, percakapan tentang cinta dan sayang. masih teringat jelas kau membuatku mengeluarkan air mata saat kita berlatih vokal. masih jelas ku ingat senyummu yang tak pernah duduk jauh dari bangku dimana aku duduk. masih aku ingat saat kau marah karna merasa di permainkan. aku juga masih tersenyum saat ingat kau mengantarku pulang. masih ingat betul saat harap harap cemas menantimu datang saat perpisahan sekolah. masih bisa merasakan tertidur di sebelahmu dalam perjalanan ke jogja. seringkali tersenyum saat melihat foto berdua denganmu saat perpisahan, merasakan kikuknya saat harus kembali duduk bersebalahan denganmu dalam mobil berplat ZL itu. dan selalu ingat saat ulang tahun ke 17mu. terlalu banyak kenangan dalam waktu yang singkat itu.
terutama aku selalu tertawa dan merasa bodoh setiap kali membaca segala tulisan dan cerita tentangmu. tulisan yang dengan jelasnya menggambarkan aku yang telah tenggelam dalam segala keindahanmu, wahai tuan yang telah aku kagumi semenjak pertama kali melihatmu masuk ke kelasku. dan tidak pernah menyangka, saat naik ke kelas 2, kita di persatukan oleh takdir tuhan.
awal januari 2012, aku mulai menulis di media elektronik. menuliskan segala tentang apa yang mau aku tulis. dan kebanyakan itu tentangmu. dan tanpa aku tau pula, darimana asalnya. kau selalu membaca semua tulisan yang aku buat. entah darimana kau tau.
hobiku saat itu? membaca postingan tentang cinta beda agama. rasis bukan? aku selalu menyayangkan mereka yang tidak pernah mengerti rasanya apa yang kita rasakan. selalu saja ada yang berkomentar. entahalah, mungkin mereka sirik. tapi sudahlah, tak penting bagiku mendengar semua yang mereka katakan.
entah kenapa, tapi aku hanya ingin mengucapkan terima kasih. terimakasih yang teramat sangat untukmu. untuk kamu yang sempat membuat duniaku tak berwarna. tapi di situah titiknya, itulah inti mengapa aku berterima kasih. krn warna terbatas yang kamu berikan, saat ini saat aku di kenalkan warna, aku lebih dapat mensyukurinya, beribu syukur dan terima kasih. karna sekarang aku benar benar dapat melihat warna yang membuat hariku selalu tersenyum.
orang yang membawakan ku warna? dia adalah lelaki sederhana yang selalu aku doakan dalam setiap hembusan nafas, setiap kedipan mata, dan setiap langkah. lelaki yang sangat istimewa. oh iya, selamat natal ya. semoga masalah yang kamu alami, yang aku dengar dari temanmu sudah tidak lagi menjadi masalah.