ada sebuah SENYUMAN yg terkembang di balik semua FANTASI yg di tuliskan :)

Rabu, September 12

lembayung senja

lembayung kali ini gamang
terbungkam dalam hati meradang
menantimu di penghujung senja
rindu ini begitu bersahaja

aku tau, aku salah. salah untuk teteap seperti ini, salah untuk tetap seakan buta tuli dan bisu tentang keadaan sekitar, salah seakan di dunia ini hanya ada aku dan kamu, seakan tak ada orang lain di antara aku dan kamu. ya memang, aku sebenarnya tau ini semua salah, yang aku lakukan untuk terus seperti ini adalah sebuah kesalahan, kesalahan yang besar.

matahari di ufuk senja, memperhatikanku yang sedang termenung sendirian. waktu seakan meyeretku kembali pada masa lalu, masa dimana kamu menjadi penyebab dari tangis dan tawaku, penyebab dari bahagiaku, tokoh utama dari mimpi malamku, penyemangat dari beratnya hariku, dan inspirasi dari segala tulisanku. senja meninggalkanku, sepi.

matahari berganti bulan, senja berganti malam. aku masih tetap menunggu, sendiri. apa yang aku tunggu? keajaiban? mukjizat? atau apa? entahlah, mungkin aku hanya ingin merasakan indahnya bintang malam, malam tenang nan indah. menyendiri, menyentuh sepi, mencari jati diri, merindu dalam hati.

semakin hari, semakin aku rasakan rasa itu. rasa yang selama beberapa bulan ini berusaha untuk aku lupakan, untuk aku hilangkan, untuk aku buang jauh jauh dari pikiran dan hati. namun ternyata sia sia, belakangan ini aku kembali mersakan rasa itu. apakah aku terlalu dalam bermain dengan rasa ini? sehingga aku tak bisa mengeluakannya dan mengusirnya begitu saja. ini terlalu sulit

rasa itu semakin menggebu, semakin berusaha untuk meloncat keluar bebas dari hati, dia sudah lelah terus berdiam diri dalam hati, ia ingin melihat dunianya, yang di sebut bahagia. semenjak hari itu, malam itu. sesuatu yang mungkin orang lain bilang adalah sesuatu yang biasa saja, tidak ada yang spesial. namun begitu spesial dan mampu membuatku seperti merasakan indahnya taman langit, aku terpaku, aku bahagia.

hanya melalui jejaring sosial, melalui tulisan kecil. bukan hal penting menurutmu, tapi sangat penting untukku. satu kalimat yang tersusun rapih, dan mampu menyusun kepingan hati ini utuh kembali. kalimat sederhana yang berefek luar biasa. malam itu, aku menggila

hari hari berlalu semenjak itu. entah mengapa aku merasa intensitas pertemuan kita semakin hari semakin sering, porsi yang tuhan berikan untuk kita saling bertemu semaki banyak. tuhan menyayangiku? ya tuhan selalu menyayangiku, menyayangi ciptaannya yang sedang merasakan bahagia karna cinta ini. cinta? ya mungkin ini bisa di sebut dengan cinta.

mata ini selalu saja berusaha mencuri pandang padamu, pada makhluk tuhan yang kini terlihat sangat indah di mataku. benar benar indah. terkadang aku mendapati matamu yang sedang tertuju padaku, kebetulan lewat? atau memang matamu juga mencoba mencuri pandang? ah aku terlalu banyak berkhayal. hanya akulah yang mencoba mencari cari sosok indahmu di tengah keramaian. apa kau sadar akan kehadiranku disini? bahkan mungkin kau tak pernah menyadarinya.

senja benar benar menghilang, bosan melihatku yang masih saja melamun duduk termenung memikirkan sosok indah dalam benak ini. kini langit berganti gelap, rembulan dengan malu malu menampakkan dirinya, dan tuhan menaburkan bumbu malam yang gemerlap indah mengisi langit malam yang gelap, kontras.

senja berganti dengan malam
meredup sebagaimana mestinya
namun hati ini akan terus bersinar
meskipun mentari berganti rembulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar